Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan

Ketauan nyontek

5 bulan pun berlalu. Sudah saatnya anak-anak SMA 34 menghadapi ujian tengah semester. Ketika bu Tina sedang mengajar, ia berkata, “anak-anak ibu akan membagikan nomor ujian kalian…”. Danya yang sedang menulis tiba-tiba kaget mendengar perkataan bu Tina. Karena ia belum tau kalau senin besok sudah mulai ujian. Ia mulai kebingungan, ia merasa belum siap menghadapi ujian besok. Bel istirahat pun berbunyi. Danya yang duduk sendiri di taman sekolah tiba-tiba dikagetkan oleh Lena dan Keli. “Heyaaaa !!!! ngapain lau bengong ? ada masalah ama Nico ?”, tanya Keli sambil merangkul Danya. “Aaaaaah gue bingung senin udeh ujian … dan gue ?? belom siaaaaaap aaaaa god help meeee pleaseeee….”, seru Danya yang ketakutan. “syzlooooow ajeee sih Dan… lo kan pinter… mau nyontek ? ama kita-kita aja … wkwk… satu ruangan ini yekaaan…”, kata Lena kepada Danya. “Hahaha lo b2 mah emang gila.. hhhh… tapi bantu dikit bisa kan ya ? hehehe…”, ujar Danya. “Bisalaaah dan.. apasih yang ngga buat lau.. ahaha…”, kata Lena .

2hari pun telah berlalu. Dan hari ini adalah hari senin tiba saatnya anak-anak SMA 34 melaksanakan ujian tengah semester. Danya yang berada di balkon sekolah sedang membaca, tiba-tiba dikagetkan oleh Lena dan Keli. “Wooooy !!! masih jaman belajar???? Wkwkwk..,” seru Lena dan Keli. “Gaya ye lo b2…. Emang lo kaga belajar ape?,” tanya Danya kepada Lena dan Keli. “yaelaaaah tanpa belajara gue bisa dan… gue ngerjainnye merem juga bisa… tinggal nyontek ribet banget …. ,” jawab Lena. “ohahaha… yaudah deh terserah lo b2 aje…”, kata Danya kepada Lena dan Keli.

Beberapa saat kemudian bel tanda masuk pun berbunyi. Lalu pengawas databg keruangan Danya , Keli dan Lena . Anak-anak duduk di tempat yang sudah ditentukan. Kebetulan mereka 1 ruangan. Kemudian pengawas membagikan soal dan lembar jawabannya. “Waktu hanya 90menit dan tidak boleh ada yang mencontek, bila ketahuan akan saya ambil kertasnya dan saya tulis di laporan kejadian….. jadi jangan maca-macam kalian.. mengerti semua?”, ujar pengawas . “mengertiiii buuuuu…”, jawab anak-anak . “Bagus .. teruskan pekerjaan kalian…”, seru pengawas. 30menit sudah berlalu, tetapi Lena baru menjawab soal yang ia punya baru sedikit. Tentu saja ia panik. Ia menyesal tadi malam ia tidak belajar. “sssstt .. sssstt.. kel .. kel… ssssst…”, sambil menendang kursi Keli. “apaansih berisik aje lo Len…”, seru Keli. “Liat dong gue.. beloman gue nih .. banyak banget lagi…”. “yaudeh nih cepet liat jangan pake lama..” . “yaudeh kertas lo kebawahan dikit tulisan lo kecil-kecil amat sih..” . “ah bawel lo tinggal nyontek aje rewel…”. Ketika sedang asyik-asyiknya mencontek, tiba-tiba.. “Hey kamu … !! lagi ngapain .. nyontek ya …?!”, seru pengawas sambil menunjuk Lena yang sedang mencontek. “hah .. aa.. eee..nggak bu..”, ujar Lena agak terbata-bata. “Coba sini kamu berdua bawa kertas ulangannya..”. ujar pengawas. “ah lo sih Len bloon kaga jago nyonteknye..”, kata Keli kepada Lena. “yee lo lagian kaga liatin pengawasnye bego..”, ujar Lena kepada Keli. “lo dongo ..,” kata Keli. Saat sudah sampai meja pengawas , si pengawas langsung berkata, “nanti saat istirahat kalian kekantor guru… kalian mengerti ?” . “iya buuu…” jawab Lena dan Keli serentak.

Saat bel istirahat berbunyi, anak-anak pun mengumpulkan jawabannya. Lalu Lena dan Keli pun ke kantor guru. Sebelum mencapai kantor guru, tiba-tiba Danya langsung berkata dengan meledek Lena dan Keli, “kenapa lo b2? Cieee ketauan nih yee .. wkwk alamakeceplosan wkwkwk..”. “anjrit seneng lagi lo Dan…” kata Lena . “Tau lo dan anjay dah …” ujar Keli. “wkwkwk kan udah gue bilang jangan nyontek , soalnya pengawasnya galak..”kata Danya. “tau darimane nyeti ?” tanya Lena kepada Danya. “dari muka ahaha…” jawab Danya. “yeeee bege lo ah …” kata Keli. “udeh sono lo keruang guru b2…” seru Danya. “bawel lo tai ..” jawab Lena dan Keli kompak. Kemudian mereka b2 pun menuju kekantor guru. Setelah beberapa menit kemudian mereka keluar. Lalu Danya yang melihat mereka langsung bertanya, “diapain lo b2?”. “Siake dikurangin nilai kita..” ujar Keli. “hhhh untungnye ngga dipanggil ortu..” kata Lena. “Untungnye begitu … biasa nih sekolah kan ribet..” jelas Danya. “hahaha udeh mangkanye jago jago kalo nyontek …”, terus Danya. “iye nyetiiiii…”, jawab Lena dan Keli kompak. Mereka pun akhirnya tertawa dan mereka b2 pun kapok dan menyesali perbuatan mereka yang tadi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

D.K.L

Pada hari minggunya , Danya dan Lena kembali ke Jakarta karena besoknya mereka harus masuk sekolah. Selama diperjalanan mereka menyanyi bersama, tertawa bersama dengan penuh kegembiraan. Hati Danya masih berbunga-bunga sampai saat ini karena selama ini cowok yang ia sukai sekarang telah menjadi miliknya.

2jam pun berlalu, mereka telh sampai di Jakarta. Lena mengantar Danya sampai kerumahnya. Sesampainya dirumah, Danya turun dari mobil dan langsung menuju ke kamarnya. Ketika ia masuk ke kamarnya, ia langsung tidur-tiduran di kasurnya yang empuk. Karena kelelahan di sepanjang jalan, Danya pun terlelap dengan pulasnya. Danya tidur sangat lama. Tiba-tiba ia terbangun karena mimpi buruk. Ia langsung kekamar mandi untuk cuci muka. Sambil menatap wajahnya di cermin, ia berharap mimpi itu tidak akan menjadi kenyataan. “Danyaa… Ayo makan dulu”, ujar mamanya yang memanggil Danya dari lantai 1. “Iya ma, tunggu…”, jawab Danya. Danya pun langsung kebawah untuk makan siang.

Keesokan harinya, Danya pun berangkat menuju kesekolahannya. Hanya perlu 1 setengah jam untuk mencapai sekolahnya. Maklum jarak rumah Danya dengan sekolahnya sangat jauh. Sesampainya disekolah, Danya langsung menuju ke kelasnya yang berada di lantai 3. Ternyata Lena telah datang lebih dahulu dari Danya. Tetapi ia melihat Lena sangat sibuk sekali menulis dibuku dan Danya pun langsung menghampiri Lena sambil berkata, “Len ! lo lagi ngerjain apan sih ? ”, tanya Danya penasaran. “Buku utang! Ya pr lah danyaaaa….! Pake nanya lagi lo hhh…”, seru Lena kepada Danya. “ahahaha… emangnya pr apaan sih ?”. tanya Danya lagi. “Pr kimia hal.12, lo udah belom?”, tanya Lena kepada Danya. Sejenak Danya berfikir dia sudah mengerjakannya atau belum. “OIYE ! GUE LUPA LEN ! hahahaha lo begimane sih kaga ngeBM gue”, “Yah gue lupa Dan… nih aja gue lagi ngerjain . udeh cepet lo sono kerjain malah banyak tawa ! gila ! tau deh yang hatinya lagi berbunga-bunga yekaaan ehem uhuk plikitiiiiw… hahaha…” . “Ah lo Len reseh aje ye…. Ngeledekin mulu, udeh ah gue mau ngerjain prnye..” .

Waktu telah menunjukkan pukul 07.00 dan bel pun berbunyi tanda anak-anak waktunya masuk ke kelas masing-masing. Kemudian bu Tina memasuki kelas 11IPA2. Bu Tina adalah wali kelas 11IPA2 dan beliau mengajar pelajaran fisika. “Selamat pagi anak-anak!”, seru bu Tina. “pagiii.. buuu…!”, jawab anak-anak. “Sebelum kita memulai pelajaran, ada yang mau ibi kenalkan kepada kalian… Ayo masuk Kel…”, ujar bu Tina kepada seorang cewek yang datang dari pintu kelas. “Ayo kenalkan dirimu”, lanjut Bu Tina. “Nama saya Kelia Zivania. Saya pindahan dari SMA 13. saya tinggal di jalan mekar. Emmm…. Hanya segitu dari saya , terimakasih…” . “Oke sekarang kamu boleh duduk dibelakang Danya” . “Iya makasih bu”. Lalu Keli berjalan menuju tempat yang dimaksud.

Beberapa jam kemudian waktu istirahat pun tiba. Lalu Danya dan Lena mendekati Keli yang sedang duduk sendirian. “hey, lo anak baru yang tadi kan?” tanya Lena sambil menepuk pundak Keli yang dibuat kaget. “iya, kenapa ?”, tanay Keli . “Boleh kenalan kan ? gue Lena dan yang ini Danya. Lo kenapa pindah kesini ?” . “itu kemauan gue sendiri karena rumah gue deket dari sini hehehe…” . “oooh gitu mau ke kantin bareng ngga ?” . “emmm… boleh-boleh” . “yaudah ayo..” . Akhirnya mereka bertiga ke kantin bersama. Setelah 2bulan kemudian mereka telah akrab satu sama lain. Tidak heran mereka telah menjadi primadona di sekolahnya. Banyak sekali cowok-cowok yang telah menyatakan cintanya kepada Lena dan Keli. Tetapi mereka menolaknya karena mereka ingin menikmati kejombloan mereka dan bagi mereka arti persahabatan mereka itu lebih penting daripada cinta.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Indahnya Persahabatan dan Cinta

1tahun telah berlalu, Danya pun sudah tidak mau berteman dengan Silva lagi karena kejadian itu. Akhirnya Silva pindah kesekolah lain karena orangtuanya pindah ke Bandung. Dan sekarang Danya duduk di kelas 11IPA2 . Danya berharap kejadian itu tidak terulang lagi di kelas 11 ini dan hidupnya lebih berwarna dengan teman-teman barunya .

Ketika 1bulan mendiami kelas 11IPA2 , Danya mempunyai teman sebangku yang bernama Lena . Lena sangat berbeda sekali dengan Silva . Tetapi siswi-siswi yang ada di kelas itu terlalu jaim dan memilih-milih teman . Danya merasa beruntung sekali berteman dengan Lena karena Lena sama seperti Danya yang tidak menyukai memilih-milih dalam berteman . Mereka selalu bersama baik suka maupun duka . Sampai ketika SMA 34 mengadakan sebuah lomba futsal . Lalu guru-guru dan anak-anak tidak ada program belajar mengajar . Acara itu sangat meriah sekali . Danya dan Lena sangat asyik menyaksikan lomba futsal tersebut . Tiba-tiba ia sangat terkejut . Ia melihat cowok yang sangat ia kagumi . Disitu hati Danya sedang berbunga-bunga . Saat Lena menoleh kearah Danya, ia langsung berkata , “Dan, lo kenapa sih ? kok senyum-senyum sendiri ?” . “Hah ? ngga kok gapapa kok gapapa”, ujar Danya sambil terkejut. “ah lo boong banget sih dan ! hahaha… ayolah cerita aja sama gue ngga akan gue bongkar kok. Lo tau sendiri gue juga punya rahasia sama lo. Kenapa sih Dan ?”, kata Lena penasaran. “tapi lo jangan bilang-bilang ya! Gue suka sama cowok yang lagi main futsal yang bernomor punggung 13 itu loh”, ujar Danya sambil menunjuk kea rah cowok yang ia maksud. “oooh, dia ! gue mah kenal sama dia”, seru Lena. “HAH? SERIUS LO ?!”, ujar Danya dengan terkejut. “yaelaaah biasa aja kaleeee dan udah kayak denger berita apaan aja deh”, kata Lena dengan santai. “hehehehe emang namanya siapa Len?”, tanya Danya kepada Lena. “Dia namanya Nico, kenapa ? lo suka kan sama dia? Cieeee Danyaaa”, jawab Lena sambil meledek Danya. “apaansih lo len sok tau deh”, ujar Danya sambil tersenyum malu. “ah iya kan dan ? gimana kalo lo gue comblangin sama dia . mau ngga lo ?”, tanya Lena kepada Danya. “ah serius lo len ?”, tanya Danya. “iyalah ! apasih yang ngga buat lo Dan”, jawab Lena . “aaaaa makasih banget ya Len , aduuuuh lo baik banget sih . hehehe…” . “hahaha iya sama-sama Dan, oke ya pertama lo add dulu fb nya lo cari Nico Fernandez Antoni . kalo udah kabarin lagi ya Dan . sloooow aja sama gue , gue bantuin lo kok biar jadian sama Nico…”, kata Lena. “ oke sip bos Lena”, ujar Danya kepana Lena. Mereka pun tertawa bersama.
Setelah pertandingan selesai, Danya langsung bergegas pulang kerumah dan menyalakan laptop. Kemudian ia membuka facebook dan mencari facebooknya nico. Setelah beberapa menit kemudian ia menemukan facebooknya nico . Pertama ia merasa deg-degan untung meng-add nico karena ia malu. Setelah ia berfikir panjang, akhirnya ia meng-add nico meski hatinya deg-degan.
2hari berlalu, tetapi belum ada notification dari nico. Disitu Danya berfikir “apa mungkin ia nge-accept gue? , apa mungkin gue bisa deket sama dia ? , apa iya nico mau sama gue ? , gue takut dia illfeel sama gue hhhhh…. Yaudahlah gue nunggu aja , kan hanya waktu yang bisa jawab itu semua”, ucap Danya dalam hati. Beberapa jam kemudian, ada notification dan itu dari Nico. Danya terkejut tidak percaya bahwa Nico meng-acceptnya . Lalu Danya melihat ada Nico sedang online di daftar chat friends nya. Danya ingin sekali meng-chat Nico hanya sekedar menucapkan terima kasih, tetapi ia malu sekali. Ketika Danya memulai mengetik tiba-tiba Nico meng-chat Danya terlebih dahulu . Danya benar-benar terkejut dengan apa yang dia lihat saat ini. “makasih ya add nya”, kata Nico . “iya sama-sama”, jawab Danya. “lo anak 34 juga kan?”, tanya Nico kepada Danya. “iya , kenapa ?” . “ooh…. Gapapa Cuma buat mastiin aja. Lo kelas berapa ?”, tanya nico . “gue kelas 11IPA2”, jawab Danya . “ooooh sekelas dong ya sama Lena ?”. “hehe iya, lo deket banget ya sama Lena ?”, tanya Danya penasaran . “iya kita sahabatan kok , kenapa ? ada masalah ya ?” . “oh ngga gapapa Cuma pengen tanya aja hehe” . “oh … eh udah dulu ya Dan gue mau off soalnya mau latihan lagi nih buat pertandingan besok , doain gue ya dan”, kata Nico kepada Lena. “ohehe iya , sip”, ujar Danya . Danya sangat heran kenapa Nico bisa tau panggilan namanya .
Keesokan harinya, Danya menceritakan kepada Lena . disitu Lena dudah mempunyai ide-ide bagaimana caranya supaya mereka berdua jadian. Waktu pun berlalu seiring adanya pertandingan futsal disekolah mereka . Ketika menyaksikan pertandingannya , tiba-tiba Nico mencetak gol dan membentuk tangannya  dengan bentuk love kearah Danya . Danya langsung terpanah ia bertanya-tanya apakah itu untuk dia atau untuk orang lain . Bel sekolah pun berbunyi menandakan waktunya untuk para siwa dan siswi SMA 34 pulang kerumah masing-masing . Seperti biasa , semenjak chat ia dengan Nico, Danya selalu on facebook karena ia ingin sekali chatingan dengan Nico. Seiring dengan proses pendekatan mereka , Danya sangat merasa nyaman dengan Nico . Ia selalu berharap Nico menyatakan cintanya kepada Danya.

3hari pun telah berlalu dan pertandingan futsal pun berakhir . Akhirnya sekolah meliburkan siswa dan siswinya . Danya pun memanfaatkan liburannya itu meski hanya 1minggu . Ia pergi berlibur ke rumahnya  Lena yang ada di bogor . Mereka berdua sangat menikmati liburan mereka . Sampai suatu malam , tepatnya pada malam minggu , Danya sedang online facebook dan ternyata Nico juga . Tiba-tiba Nico meng-chat Danya . Sampai akhirnya mereka mengobrol melalui chat . Saat sedang asyik-asyik mengobrol , Nico berkata, “hmmm … dan , lo udah punya cowok belom ?”, tanya Nico kepada Danya. “lah kok tiba-tiba nanya yang begituan sih nic”, ujar Danya . “hehe kan nanya doing , kalo udah punya ganggu elo dong gue selama ini”,kata Nico . “ah punya apaan ? cowok ? boro-boro deh nic ..”, kata Danya . “kok belom punya dan ? secara lo cakep yekan hehe..”. “hehehe lo ye bisa banget ngegombalnye nic .. ckck”. “Dan …. Boleh ngga gue nanya sama lo?”. “boleh , emang mau nanya apdeh ?”, “eeeeeemmmm….. mau ngga lo jadi cewek gue ?”, tanya Nico . “ah lo ngelawak aje sih nic”, jawab Danya . “serius gue dan gue ngga bercanda, mau ngga jadi cewek gue dan ? selama ini gue sering merhatiin lo dan gue sayang banget sama elo , dari pertama masuk gue udah suka sama elo dan….”. “gimana yaaaa??? Aaaa gue bingung aaaa gimana yaaa Mmmm…… iya gue mau kok jadi cewek lo nic”, jawab Danya dengan hati berbunga-bunga. “ SERIUS kan dan ???? makasih banget ya dan . gue janji kok gue akan selalu sayang dan ngertiin elo . makasih banget dan . I Love You yaaa hehehe….”,ujar nico dengan sangat senang . “hehehe iya sama-sama nic , I Love You too yaaa hehehehe…”. Kata Danya dengan malu-malu. Danya pun langsung menceritakan hal itu semua kepada Lena. “wawawawawaduuuh alaaaamaaak ternyata usaha gue ngga sia-sia juga ye ngecomblangin elo berdua . selamat ya dan , akhirnyaaaaa….. PJ bisa kaleeee . ahhaha…. “, ujar lena kepada Danya sambil tertawa . “ahahahaha slooow aje ama gue Len , beli aje beli len beliiiiii yekan , makasih banget ya len , lo emang sahabat sejati gue , makasih ya sekali lagi hehehe …”, ujar Danya kepada Lena . “hahaha iya sama-sama dan…”, jawab Lena . Akhirnya setelah penantian Danya yang cukup lama , ia bisa jadian dengan Nico berkat Lena . Itulah yang namanya sahabat sejati dan penantian yang berbuah menjadi indah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hancurnya sebuah Persahabatan

Suatu hari ada anak yang bernama Danya . Danya anak pertama dari 2 bersaudara . Ia mempunyai adik laki-laki yang sangat nakal . Danya memang anak orang kaya tetapi ia tidak pernah sombong dan ia sangat senang bersahabat dengan siapa saja . Danya tinggal dengan nenek kakeknya karena ayah dan ibunya tinggal di luar negri . Danya adalah wanita yang cantik dan pintar . Ia bersekolah di SMP 39 dan sekarang ia lulus dan mendapatkan SMA di SMA 34 .
Ketika itu hari pertama masuk SMA dimulai . Danya merasa senang karena hari itu adalah hari yang ia nanti selama ia libur sekolah . Kemudian pembagian kelas dimulai . Danya mendapatkan kelas 10A . Dikelas itu hanya danya perwakilan dari SMP 39 . Maklum sekolah itu hanya menerima siswa-siswi yang memiliki nem 85.00 . Lalu, ia mencari bangku yang kosong . Akhirnya ia mendapatkan bangku yang ada di sebelah seorang perempuan . Kemudian, Danya duduk disebelahnya dan mengajak perempuan itu berkenal . Ternyata anak itu bernama Silva . Setelah berkenalan lalu mereka berbincang-bincang tentang SMP nya masing-masing, akhirnya mereka menjadi akrab , ke kantin bareng , duduk bareng , belajar bareng , jalan-jalan bareng .
Beberapa hari kemudian ketika mereka berdua kekantin, para cowok-cowok seperti melihat bidadari yang datang ke kantin sekolah mereka . Ternyata cowok-cowok itu takjub kepada kecantikan Danya . Danya dan Silva merasa agak risih dengan pandangan cowok-cowok yang ada di kantin . “dan, gila ya cowok-cowok yang dikantin tadi ngeliatin lo gitu banget”, ujar Silva . “Yaudah lah sil lo pikir gue ngga risih apa dengan keadaan yang tadi ? RISIH GILA ! hahaha”, ujar Danya . “Kalo seandainya lo ditembak sama salah satu cowok tadi lo mau terima ?”, tanya Silva kepada Danya . “Yaaaa…. Tergantung sil, dia baik apa enggak . Tapi gue lebih suka sama anak-anak futsal sih”, jawab Danya . “Ooooh gitu . tapi jangan ngelupain gue ya dan!’, seru Silva kepada Danya . “Yaelah slooow aja sih sil , lo tetep kok sahabat sejati gue”, kata Danya sambil merangkul Silva. Setelah itu , mereka menuju ke lantai 2 . Ketika di tangga mereka berdua bertemu dengan yang namanya Kinai . Kinai adalah siswi kelas 10B dan temannya Silva semasa SMP . akhirnya Silva berkenalan dengan Kinai . Setelah beberapa hari Danya menjadi akrab kepada Kinai . Mereka bertiga sering sekali ke kantin bareng .
Suatu hari ketika Danya menghampiri Silva , Silva menjadi aneh kepada Danya . Danya merasa Siva berubah seperti bukan Silva yang ia kenal dulu semenjak berteman dengan Kinai . Lalu ia mencari tau kenapa Silva berubah sikapnya kepada Danya . Setelah ia mencari tau, ternyata Silva telah pacaran dengan cowok yang  di sukai oleh Danya . Tentu saja Danya terkejut sekali , karena ia tidak menyangka seorang sahabat yang selama ini ia percaya dan ia juga sering bercerita kepadanya diam-diam juga menyukai cowok yang ia suka.
Besoknya , ia mencari Silva . Ketika telah bertemu Silva ia langsung berkata, “Sil maksud lo apa pacaran sama cowok yang gue suka ?! Gue piker lo sahabat sejati gue ! ternyata ! munafik lo !”, seru Danya dengan nada yang sangat marah . “Dan dengerin penjelasan gue dulu , ini semua ngga kayak lo pikir dan”, kata Silva . “Halaaaah ! udahlah gue tau lo temenan ama gue Cuma ada maunya doing kan ?! dan lo temenan lagi ama Kinai karna mau manfaatin gue kan ?! udah ya sil ngga usah lo jelasin semuanya lagi ! semua udah jelas ! lo boleh pindah tempat duduk dimanapun lo mau ! asalkan jangan dengan gue !! inget tuh !!!!”, ujar Danya yang benar-benar marah . Silva hanya menangis di pelukan Kinai . Dan di saat itu pula Silva diputusi oleh cowok yang disukai Danya . Ia menyesali bahwa persahabatannya lebih penting daripada percintaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Like A G6